Backpacker
to Untung Jawa Island
Bingung
mau liburan atau refreshing kemana? Mau ke tempat2 rekreasi di ibu kota pasti
rame, apalaig klo bertepatan waktu liburan sekolah, jd malah bête juga
klo keramean, L ke daerah pegunungan atau
pesisir pantai ya!? Hmm. . . gunung ud pernah, klo gitu cari suasana baru so
saatnya backpacker to 0 MDPL.
Satu
hari setelah Idul Fitri, saat kami bersilaturahmi kekerabat muncul dalam
pikiran ini untuk mencari tempat liburan buat refreshing otak setelah libur
panjang yg gtu2 aj alias ngga ad kegiatan, setelah saling cerita antara gw dan
sodara gw yg lain, sodara gw tiba2 ngajuin ide, untuk liburan ke daerah pantai.
Gw langsung ambil sikap waah keren juga tuh ide, jarang2 nh gw jd anak pantai,,
hahaha
Sabtu
pagi setelah Idul Fitri, gw dan dua sodara gw memacu motor kami menuju tanjung
pasir-Tangerang, tepat pukul 10.33 WIB kami tiba di tanjung pasir, sesaat
setelah memarkiran motor kami di parkiran( dg tariff Rp 10 ribu 1 motor 2
orang) sesosok pria tinggi menghampiri kami bertiga dan berkata “mas mau
nyebrang ke pulau Untung Jawa g? Cuma 10 ribu rupiah per orang lho”. Setelah
mempertimbangkan sedikit kami langsung menjawab “yaud mas,
oke lah. Perahunya yg mna?”. Kemudian kami di antar ke
perahu bernama Mulyana Jaya, kamipun langsung naik ke perahu. Sambil menunggu
perahu penuh kami memanfaatkan objek2 di sekitar untuk berfoto.
Kalau
hari biasa (hari kerja) jadwal keberangkatan pertama perahu dari tanjung pasir
ini pukul 11.00 WIB. Dan selanjutnya 3 jam berikutnya begitu seterusnya.
Perahu
sudah penuh, kamipun siap untuk menyeberang. Kurang lebih 40 menit lamanya kami
melewati ribuan liter air yg mengalir di bawah perahu mulyana jaya tsb.
SUBHANALLAH…… Untung Jawa Island bgus bangeeeeeeeeeet,
pemandangan sekitar dermaga yg bersih dan air laut yg biru jernih serta ikan2
yg berenang berkelompok membuat kesan pertama yg sangat menyenangkan. Kamipun
langsung tertarik untuk mengitari dan berfoto2.
Dari
darmaga orang2 berbelok ke kiri menuju tempat wisatanya, namun kami mengambil arah
sebaliknya atau belok kanan setelah belokan akan kita jumpai masjid, kelurahan,
dan homestay. Kamipun berjalan terus menyusuri pesisir pantai, tepat di depan
SMP percontohan yg ad di sana kamipun bertemu pemandangan pantai yg indah
dengan pasir dan batu2an kecil di pesisir pantainya serta air yg jernih dan
beberapa perahu nelayan yg bersandar. Kamipun tidak menyianyiakn suasana ini.
Stelah
itu kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan, keadaan mulai sepi dari
keramaian orang2 baik wisatawan maupun penduduk sekitar, panas matahari terus
memancarkan sinarnya. Tiba kami di pesisir pantai yg menurut kami inilah spot
untuk kami bermain2, dengan pasir putih yg luas, laut yg bersih dan ombak2 yg sedikit lebih
besar menambah daya tarik kami, apalagi di sini sepi dan hanya ada beberapa
orang saja. Di sini atau pantai bagian timur dri pulau untung jawa ini akan
kita jumpai beberapa warung kecil yg sepi pengunjung, di sini juga akan kita
jumpai beberapa bale2 beralaskan dari anyaman bambu maupun keramik.
Setelah
puas, kami melanjutkan lagi dan tidak jauh dari pantai bagian timur tsb akan
kita jumpai hutan mangrove(hutan bakau), disediakan pula gajeboh di tengah
pepohoan bakau yg tumbuh dan yg bagusnya, gejaboh itu dibiarkan bolong bagian
atap atau dindingnya karena pohon bakau yg tumbuh di tengah2nya.
Hutan
bakau ini salah satu tempat wisata terlihat dari keramaian orang2, dn tempat2
makan. Ada tikar2 bejejeran di pinggir pantai untuk di sewa seharga 10 ribu
rupiah per 1 tikar.
Pedagang
yg berjualan di pinggir pantai relative berjualan gado2, ketoprak, dan minum2an
atau makanan2an ringan. Ad jg tempat makan dgn bale2 yg kebanyakan menjual
ikan,cumi atau seafood lainnya mulai dari porsi ½ kg atau 1
kg dgn harga kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 90 ribu perporsi, hrga itu jg ud
termasuk air minum, nasi, sambel, dn lalapan. Makanan ini juga bias kita minta
antarkan ke pinggir pantai jika kita mau makan sambil menikmati indahnya pantai
barat untung jawa ini.
Perut
sudah terisi penuh, badan lelah setelah mengitari pulau untung jawa tsb,
langsung saja kita ke penginapan, dgn harga kisaran 250rb sampe 350rb per
harinya dgn fasilitas kasur,ac,kamar mandi, shower, dan tv. Klopun untuk
beberapa keluarga di sana jg ad homestay dgn hrga kisaran 600rb dan jumlah
kamar lebih bnyak tentunya,, J
Jika
ingin lngsung pulang atau ngga menginap perahu terakhir dri pulau untung jawa
ini berangkat pda pukul 17.00 WIB, sedangkan klo ud kelewatan terpaksa harus
menginap, karena perahu yg ke tanjung pasir ada lagi pukul 05.00 WIB itupun
perahu pengangkut sayur, klo perahu penumpungnya keberangkatan pertama pukul
7.30 WIB dri dermaga untung jawa. Dgn biaya 10 ribu rupiah jg, J
Akhirnya
kamipun pulang pda sore hari menjelang maghrib. Ombak begitu terasa besar
ketika kita hamper tiba di tanjung pasir (dikarenakan sore hari wktunya air
laut pasang). Tiba langsung kami menuju parkiran dan menuju rumah. *jgn lupa
tiket parker di tunjukan saat keluar.
Berikut beberapa tips dri kami:
·
Persiapkan makanan ringan atau cemilan dri rumah
atau bias belanja dulu di minimarket, sbelum memasuki perkampungan tnjung pasir
ada minimarket(Indomart mini market paling akhir).
·
Bawa gembok(kunci ganda) guna keselamatan kendaraan
anda
·
Datanglah dekat2 wktu keberangkatan perahu biar
ngga bT nunggu
·
Klo disuruh carter perahu jgn mau, tunggu aj, gpp
lamaan dikit.
·
Pilihlah waktu pagi hari hingga pukul 3 sore karena
ombaknya lebih tenang.
·
Bawa alat mandi, dan baju gnti lainnya klo ingin
berenang.
·
Bawa kamera, handycam bila perlu
·
Usahakan jgn pulang diatas jam 4 karena ombaknya
lebih berasa, ya walaupun gpp tp sngt menegangkan.
·
Coba kelilingi pulau jika ingin menemui penginapan
yg murah dan ideal.
·
Klopun tidak punya uang utk itu cba cri bale2
kosong di pinggiran pantai bagian timur, dgn catetan ud kebal sama angin laut,,
J
AF
Tidak ada komentar:
Posting Komentar